Senin, 26 Desember 2011

usaha tak harus mahal

beberapa contoh daari usaha.

USAHA HOME INDUSTRI TAPE KETAN (Kasus: Ibu Sukaesih)
Cetak E-mail
Ditulis oleh Analisis: Drs. Deddy Supriyadi, M.Sc.   
Kamis, 10 Maret 2011 11:48
(Kasus pernah di muat di Jendela UKM Harian Pikiran Rakyat - Bandung)
KASUS
Kerjakeras yang dibarengi ketekunan selalu berbuah keberhasilan. Hal itu juga terbukti pada apa yang dilakoni Sukaesih (34) yang merintis usaha tape ketan dengan merek "Binangkit" khas kuningan sekitar empat tahun lalu.

Dengan modal 25 kilogram beras ketan, Sukaesih memulai usaha pembuatan tape ketan dirumahnya di Desa Tarikolot Kec. Cibeureum Kabupaten Kuninga, dan hanya baru dijual didaerah sekitarnya saja. Namun seiring waktu usahanya kini sudah bisa dikatakan sangat berhasil.

"Sebelum bikin tape dulu sempat buat keripik dan menjahit pakaian tapi kurang berhasil. Mungkin jalannya di bisnis tape ketan, alhamdulillah bisa seperti sekarang bisa membantu lingkungan sekitar dan mempekerjakan 30 orang pegawai," kata Sukaesih yang akrab dipanggil ibu Panji.

Dalam merintis usahanya ia tidak terlepas dari peran koperasi, ia mendapatkan bantuan modal dan pembinaan dalam hal cara pemasaran dan mengembangkan kualitas produk, termasuk bantuan peralatan yang diperlukan dari badan koperasi didaerahnya.
"Dulu sempat mendapatkan pinjaman modal dari koperasi sekitar Rp 10 juta yang saya gunakan untuk menambah modal untuk mengantisipasi pesanan yang terus meningkat. Dan Alhamdullilah tape ketan buatan saya disukai banyak orang," ujarnya sambil melayani pembeli saat mengikuti pameran KUMKM Bank Jabar Banten (BJB) baru-baru ini.
Seiring usahanya yang terus berkembang, Sukaesih setiap tahun menambah permodalan usahanya. Dan terakhir ia mendapatkan bantuan pinjaman modal dari BJB sebanyak Rp 100 juta yang digunakan untuk menambah modal untuk memperluas pemasaran dan menyiapkan stok menjelang lebaran.

“Modalnya masih buth lebih banyak, karena sekarang saja bisa menghabiskan 2 - 5 kuintal beras ketan setiap hari, apalagi bila menjelang lebaran, bisa habis sampai 1 ton perhari,” pungkas sukaesih yang biasa menjual tape ketannya seharga Rp 350 perbungkus kecil dan memasarkan kebeberapa toko makanan di daerah Kuningan dan pantura.
Menurutnya pesanan terus banyak berdatangan dari luar daerah. Bahkan dalam sehari bisa sampai mengirim hingga 100 ember atau sekitar 2 kuintal tape ketan siap saji. Ia mengaku tape ketan Binangkit miliknya banyak dipesan dari berbagai daerah diantaranya Bandung, Jakarta, Palembang, dan Yogyakarta.

“Saya berharap bisa menambah kapasitas produksi lagi sehingga bisa membuka lapangan kerja dikampung saya. Dan selain itu bisa memperluas pemasaran keseluruh daerah di Indonesia dan tidak hanya di wilayah dekat saja, karena pesanan juga sudah banyak dari luar Jawa Barat,” tuturnya. (Krishna Ahadiyat/”PR”)

ANALISIS

Dari kisah sukses yang terungkap di atas, ada banyak hal yang menarik yang dapat menjadi pembelanjaran bagi yang ingin melakukan wirausaha. Antara lain untuk memulai usaha tidak perlu dengan modal yang besar, Ibu Sukaesih memulai usahanya hanya dengan 25 kg ketan, tetapi dengan kerja keras dan ketekunannya usahanya terus berkembang hingga saat sekarang telah mencapai 5 kuintal beras ketan per hari, bahkan bisa mencapai 1 ton per hari pada saat menjelang lebaran.

Saya kira ada beberapa faktor yang mendukung keberhasilan Ibu Sukaesih dalam menjalankan bisnisnya. Selain kerja keras, ketekunan dan motivasi untuk terus mengembangkan usahanya, juga rasa yang disukai menjadi faktor yang sangat penting untuk keberhasilan bisnis makanan. Rasa merupakan kriteria mutu yang mutlak dalam produk makanan, selanjutnya kriteria lainnya seperti kebersihan, kesehatan, kemasan juga perlu diusahakan dengan baik.

Faktor yang lain yang juga mendukung kebrhasilan usaha Ibu Sukaesih adalah popularitas atau citra Daerah Kuningan yang memang sudah dikenal dengan produk tape ketannya. Ini merupakan aset atau goodwill yang bila dimanfaatkan dengan baik dapat menjadi keunggulan bagi produsen tape Kuningan. Pasar yang nyata adalah persepsi konsumen, jadi persepsi yang positif diperlukan untuk keberhasilan pemasaran, tetapi tentu saja persepsi saja tidak cukup, tentunya harus dapat dibuktikan dengan kenyataannya. Ibu Sukaesih bisa membuktikan bahwa rasa tape ketannya memang cocok. Saya berharap Ibu bisa mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas tape ketannya, terutama rasanya.

Akhirnya selamat untuk Ibu Sukaesih, semoga usahanya terus berkembang, saya kira peluang pasar untuk tape ketan ini masih sangat luas. Dengan melakukan diversifikasi dan disain kemasan yang tepat, ibu bisa memasuki segmen pasar supermarket atau pasar moderen lainnya yang nampaknya masih jarang untuk produk tape ketan ini. Satu hal yang ingin saya ingatkan juga dalam melakukan perluasan usaha tetap harus dilakukan dengan hati-hati dan pertimbangan yang matang, sebab dibalik peluang itu mungkin ada risiko.


Deddy Supriyadi

Kapus Pembinaan Usaha Kecil dan Menengah (PUKM)
Ikopin

1 komentar:

  1. Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

    Data pribadi
    negara: Indonesia
    Nama: Queen Jamillah
    Alamat: Nusa Lembongan
    Telepon: +62 856-9328-4991
    WhatsApp:+62 856-9328-4991
    https://twitter.com/queen_jamillah
    e_mail: queenjamillah09@gmail.com

    ISKANDAR LESTARI LOAN COMPANY
    e_mail: [iskandalestari.kreditpersatuan@gmail.com]
    Sudah dua tahun sekarang saya telah memberikan kesaksian tentang bagaimana saya meminjam 700 juta dari Perusahaan Pinjaman Iskandar Lestari dan beberapa orang meragukan saya karena tingkat penipu online saya dapat membuktikan kepada Anda semua bahwa Bunda Iskandar bukan pemberi pinjaman yang curang. telah memberi saya satu hal lagi untuk tersenyum karena setelah menyelesaikan angsuran bulanan pinjaman yang saya pinjam sebelum saya memohon kepada ibu bahwa saya ingin pergi untuk ekspansi bisnis saya lebih lanjut sehingga saya menyerahkan 2,7 miliar setelah melalui proses hukum saya transaksi telah disetujui oleh otoritas dan dalam waktu tiga hari proses hukum untuk menyalurkan pinjaman saya ke rekening Bank Rakyat Indonesia saya dicapai dengan mudah. Saya tidak memiliki tantangan dengan Bank Indonesia karena Ms. Iskandar dan tim Manajemen dari ISKANDAR LESTARI LOAN COMPANY telah dianggap sebagai pemberi pinjaman yang sah sehingga tidak ada masalah sama sekali untuk bantuan keuangan, hubungi Pemberi Pinjaman ISKANDAR hari ini
    e_mail: [iskandalestari.kreditpersatuan@gmail.com]

    Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh.

    BalasHapus